Sifat sabar sebagai penolong

Sabar termasuk prilaku yang mulia atau dinamakan akhlak mahmudah. Setiap manusia hendaknya memiliki sifat sabar. Sabar artinya tidak buru-buru dalam melakukan sesuatu atau dalam menghadapi sesuatu, dengan berprilaku sabar dapat bermanfaat khususnya untuk diri sendiri baik urusan dunia maupun akherat. Sifat sabar dapat diwujudkan dalam tindakan yang nyata di setiap kegiatan dalam kehidupan ini, misalnya, saat bekerja, saat beribadah, saat berdoa dan saat melakukan sesuatu.

Sifat sabar tidak semua orang dapat melakukannya, banyak contoh yang mencerminkan perilaku tidak sabar. Kesabaran kadang tidak bisa dilakukan dengan kontinyu tapi berubah-ubah karena bisa jadi hari ini sabar tetapi besok terlihat tidak sabar. Tentunya sifat sabar juga ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan keadaannya. Sabar tidak mudah untuk melakukannya bahkan tidak bisa mengendalikan untu bersabar. Memang sangat sulit untuk bersabar, tetapi menyia-nyiakan pahala dari kesabaran itulah yang lebih buruk.

Firman Allah SWT dalam QS. Hud ayat 115 berbunyi :

وَٱصۡبِرۡ فَإِنَّ ٱللَّهَ لَا يُضِيعُ أَجۡرَ ٱلۡمُحۡسِنِينَ  

Artinya :Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan. (Alquran dan terjemahnya Departemen Agama RI, CV. Jaya Sakti Surabaya/Surat Al Hud ayat 115)

Sudut pandang dari ayat tersebut bahwa dalam sifat sabar selain kebaikan yang diperoleh juga dapat pahala bila dilakukan dan dianggap sebagai kebaikan.

Dalam QS. Al Baqarah ayat 153 Allah SWT berfirman :

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱسۡتَعِينُواْ بِٱلصَّبۡرِ وَٱلصَّلَوٰةِۚ إِنَّ ٱللَّهَ مَعَ ٱلصَّٰبِرِينَ  

Artinya :  Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar. (Alquran dan terjemahnya Departemen Agama RI, CV. Jaya Sakti Surabaya/Surat Al Baqarah ayat 153)

Sesuai ayat tersebut diatas Allah Subhanahu Wa Ta'ala memerintahkan kepada orang-orang beriman agar menjadikan sabar sebagai penolong dalam setiap tindakan dan kegiatan. Dengan bersabar maka Allah SWT akan selalu menyertainya. 

Oleh karena itu bila ada sesuatu hal yang menimpa kita, yang tidak sesuai harapan dan kemauan kita sebaiknya jangan bersedih, sesungguhnya pertolongan Allah akan datang bersama kesabaran.

Dalam. QS. Al furqan ayat 75 berbunyi :

أُوْلَٰٓئِكَ يُجۡزَوۡنَ ٱلۡغُرۡفَةَ بِمَا صَبَرُواْ وَيُلَقَّوۡنَ فِيهَا تَحِيَّةٗ وَسَلَٰمًا  

Artinya : Mereka itulah orang yang di balas dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya. (Alquran dan terjemahnya Departemen Agama RI, CV. Jaya Sakti Surabaya/Surat Al furqon ayat 75)

Orang-orang yang sabar akan memperoleh balasan dari Allah Subhanahu Wa Ta'ala dengan martabat yang tinggi di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Segala cita-citanya, harapannya dan keinginannya akan dipenuhi bila dilakukan dengan sabar. Tidak ada yang tidak mungkin didunia ini, apa yang kita inginkan pasti dikabulkan asal sabar, usaha dan ikhlas  dalam berdoa.

Allah berfirman dalam QS. Muhammad ayat 31 :

وَلَنَبۡلُوَنَّكُمۡ حَتَّىٰ نَعۡلَمَ ٱلۡمُجَٰهِدِينَ مِنكُمۡ وَٱلصَّٰبِرِينَ وَنَبۡلُوَاْ أَخۡبَارَكُمۡ  

Artinya : Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.

Sifat sabar merupakan rangkaian dari perintah Allah Subhanahu Wa Ta'ala agar manusia memiliki sifat sabar, dilain sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala juga memberikan ujian-ujian untuk mengetahui apakah manusia bisa bersabar atau tidak. Semoga kita termasuk orang-orang mukmin yang sabar. amin




Comments

Post a Comment