Dunia Ladang Akherat



 Hidup di dunia merupakan tempat untuk mengumpulkan bekal sebanyak-banyaknya, sebelum memasuki alam akherat manusia diperintahkan untuk mencari bekal untuk kehidupan di akherat yang harus ditanggung oleh individu masing-masing. Untuk kebaikan hidup di kaherat bekalnya harus di cari di dunia bukan di akherat, setiap manusia yang hidup didunia berkesempatan mencari dan mengumpulkan bekal di dunia untuk kebahagiaan akherat, bila tidak menyadari akan hal ini kemungkinan hidup di akherat akan susah. Karena dunia adalah ladang akherat.
Untuk itu sebelum memasuki kehidupan di akherat hendaknya mempersiapkan bekal lebih dahulu dengan mencari sebanyak-banyaknya, dengan bekal yang banyak tentunya akan berfaedah dan bermanfaat untuk diri pribadi masing-masing.

Allah berfirman dalam QS. As Shura ayat 20 berbunyi :

 

مَن كَانَ يُرِيدُ حَرۡثَ ٱلۡأٓخِرَةِ نَزِدۡ لَهُۥ فِي حَرۡثِهِۦۖ وَمَن كَانَ يُرِيدُ حَرۡثَ ٱلدُّنۡيَا نُؤۡتِهِۦ

 مِنۡهَا وَمَا لَهُۥ فِي ٱلۡأٓخِرَةِ مِن نَّصِيبٍ  

 

Artinya  adalah  Barang siapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barang siapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat. (Sumber : Alquran dan terjemahnya Departemen Agama RI, CV. Jaya Sakti Surabaya / Surat As Shura ayat 20)

Maksud dari ayat tersebut di atas bahwa bila manusia hendak mencari keuntungan di akherat akan ditambahkan dari sebagaian keuntungan di dunia namun bila hanya mencari keuntungan dunia saja maka tidak akan ditambahkan keuntungan hidup di akherat. Oleh karenanya hendanya wajar dalam menykapi kehidupan di dunia, tidak perlu mengorbankan jiwa raganya hanya untuk kepentingan dunia,


Dan apapun yang ada didunia tidaklah abadi suatu saat akan rusak, akan hancur dan pasti akan musnah, pikirkanlah dengan sebaik-baiknya jangan sampai terlena dan merasa kecewa jika dunia melalaikan bahkan menjerumuskan untuk kehidupan di akherat.

Allah berfirman dala QS. At Thalaq ayat 2-3 yaitu :

 

وَمَن يَتَّقِ ٱللَّهَ يَجۡعَل لَّهُۥ مَخۡرَجٗا  ٢ وَيَرۡزُقۡهُ مِنۡ حَيۡثُ لَا يَحۡتَسِبُۚ وَمَن يَتَوَكَّلۡ عَلَى

 ٱللَّهِ فَهُوَ حَسۡبُهُۥٓۚ إِنَّ ٱللَّهَ بَٰلِغُ أَمۡرِهِۦۚ قَدۡ جَعَلَ ٱللَّهُ لِكُلِّ شَيۡءٖ قَدۡرٗا  ٣

Artinya :

2. Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. 
3. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.  (Sumber : Alquran dan terjemahnya Departemen Agama RI, CV. Jaya Sakti Surabaya / Surat At Thalaq ayat 2-3)


Untuk mengimplementasikan ayat tersebut diatas mari kerjakan urusan dunia seakan-akan hidup selamanya tentunya manfaatkan sebanyak-banyaknya untuk mencari bekal kehidupan di akherat dan laksanakanlah urusan akherat seakan-akan mati besok, oleh sebab itu pergunakan kesempatan hidup di dunia ini untuk selalu dan bersegera mencari dan melaksanakan kebaikan untuk hidup di akherat.


Comments

Post a Comment