Jangan menyerah untuk berdoa


Berdoa
Berdoa jangan menyerah

Berdoa sangat dianjurkan, dengan berdoa berarti kita dapat berkomunikasi langsung dengan Sang Pencipta yaitu Allah SWT. Berdoa dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja, dilakukan tanpa paksaan namun secara sukarela dan ikhlas. Berdoa tidak hanya siang hari tapi juga bisa dilakukan malam hari, banyak waktu untuk melakukannya.

Alalh SWT memerintahkan dalam firmannya :

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدۡعُونِيٓ أَسۡتَجِبۡ لَكُمۡۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسۡتَكۡبِرُونَ عَنۡ عِبَادَتِي سَيَدۡخُلُونَ

 جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ 

Dan Tuhanmu berfirman : "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina". (Sumber : Alquran dan terjemahnya Departemen Agama RI, CV. Jaya Sakti Surabaya / Surat Al Ghafir ayat-60)

Maksud dari ayat tersebut di atas bahwa setiap doa pasti akan diperkenankan atau dikabulkan dan orang-orang yang tidak mau berdoa dikatakan sebagai orang yang sombong dan orang yang sombong janji Allah SWT akan dimasukkan ke neraka jahanam dengan keadaan hina dina. Untuk itu jangan menyerah untuk berdoa, jangan bosan untuk berdoa dan jangan putus asa untuk berdoa walaupun doa kita belum dikabulkan, karena suatu saat pasti doa kita akan dijawab oleh Allah SWT.


Oleh sebab itu hendaknya tetap semangat, terus menerus tanpa henti. Bila putus asa, bosan dan berhenti berdoa maka kerugian bagi kita dan termasuk jalan yang salah, karena sesungguhnya Allah mempunyai rencana sendiri dan pasti rencana yang terbaik untuk kita.

Jadi amat sangat fatal bila kita memutuskan untuk berhenti berdoa, karena apa yang tak mungkin menurut kita, itu sangat mudah bagi Allah SWT.

Allah Ta’ala juga berfirman dalam QS. Al Baqarah ayat 186 :

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌۖ أُجِيبُ دَعۡوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِۖ

Artinya :

Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. (Sumber : Alquran dan terjemahnya Departemen Agama RI, CV. Jaya Sakti Surabaya / Surat Al Baqarah ayat-186)


Untuk itu seyogyanya berdoa tiada henti dan terus menerus baik dalam waktu sibuk maupun waktu luang, kemudian setelah berdoa serahkan semuanya kepada Alla SWT, jangan memikirkan terkabul atau tidaknya doa kita karena selanjutnya sudah menjadi kewenangan Allah SWT untu mengabulkan dengan segera maupun dalam waktu yang kita tidak tahu

Comments

Post a Comment